Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Kota Makassar digegerkan oleh aksi pembobolan yang terjadi di sejumlah ruangan kerja. Sejumlah pintu ruangan tampak dalam keadaan rusak, sementara laci-laci meja terbuka paksa dan isi di dalamnya berserakan di lantai. Kondisi tersebut langsung menimbulkan kepanikan di kalangan pegawai yang baru datang ke kantor, karena tidak menyangka area kerja mereka telah menjadi sasaran pembobolan. Simak selengkapnya hanya di Investigasi dan Fakta Kejahatan. Pembobolan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan Peristiwa pembobolan terjadi di lingkungan kantor Gubernur Sulawesi Selatan yang berada di pusat pemerintahan. Kejadian ini langsung menghebohkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah sejumlah ruangan ditemukan dalam kondisi berantakan pada pagi hari saat aktivitas kerja dimulai. Lokasi kejadian berada di kompleks perkantoran pemerintahan di Makassar, yang biasanya memiliki pengamanan cukup ketat. Namun, insiden ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai bagaimana pelaku bisa masuk dan melakukan aksinya tanpa terdeteksi sejak awal. Sejumlah pegawai mengaku terkejut saat mendapati pintu beberapa ruangan sudah dalam kondisi rusak dan laci-laci meja terbuka paksa. Situasi tersebut menimbulkan dugaan bahwa pelaku memiliki waktu cukup lama untuk mengacak-acak isi ruangan tanpa gangguan. POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL 🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. 📲 DOWNLOAD SEKARANG Kronologi Awal Ditemukannya Aksi Pembobolan Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Senin pagi ketika para pegawai mulai berdatangan ke kantor. Mereka mendapati beberapa ruangan sudah tidak dalam kondisi seperti biasanya, dengan tanda-tanda jelas adanya pembobolan di area kerja. Menurut keterangan pejabat Humas Pemprov, Sarmini Sallu, beberapa ruangan memang terlihat telah dimasuki oleh pihak yang tidak berwenang. Namun, ia menegaskan bahwa waktu pasti terjadinya kejadian tersebut belum dapat dipastikan karena tidak ada saksi langsung saat peristiwa berlangsung. Kondisi ruangan yang diacak-acak meliputi meja kerja, laci, hingga dokumen-dokumen yang berserakan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pelaku mencari sesuatu di dalam ruangan, meskipun belum diketahui secara pasti apa yang menjadi target utama. Baca Juga: Polisi Grebek Modus Black Dollar, WN Liberia Tertangkap Saat Beraksi! Tanggapan Pemerintah Dan Aparat Terkait Insiden Pihak pemerintah daerah menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya barang inventaris yang hilang. Dugaan sementara, pelaku hanya mencari uang tunai yang mungkin disimpan di dalam ruangan oleh pegawai tertentu. Sarmini Sallu juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sudah dilaporkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penanganan awal. Namun, laporan resmi kepada pihak kepolisian disebutkan belum dilakukan pada tahap awal kejadian. Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan informasi terkait insiden tersebut. Ia mengaku belum menerima laporan lengkap mengenai kejadian pembobolan di lingkungan kantor pemerintahan itu. Implikasi Keamanan Gedung Pemerintahan Hingga kini, aparat terkait masih menunggu laporan resmi untuk memulai proses penyelidikan lebih lanjut. Fokus utama saat ini adalah memastikan tidak ada barang penting yang hilang serta menelusuri kemungkinan celah keamanan yang dimanfaatkan pelaku. Insiden ini juga memunculkan sorotan terhadap sistem keamanan gedung pemerintahan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Banyak pihak menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan akses masuk dan sistem keamanan internal. Selain itu, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan ASN yang bekerja di lingkungan tersebut. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pihak berwenang segera memperketat sistem keamanan, termasuk pemantauan CCTV dan kontrol akses ruangan yang lebih ketat. Sumber Informasi Gambar: Gambar Pertama dari detik.com Gambar Kedua dari detik.com Post navigation Dadang ‘Buaya’ Berulah Lagi, Warga Lansia Jadi Korban Kekerasan Brutal Terungkap! Polres Mojokerto Ringkus Pelaku Pencabulan Disertai Kekerasan